Toyota Calya, Mobil Murah dengan Desain Tak Kalah Wah

Toyota Calya secara resmi dikeluarkan oleh Toyota pada tahun 2016 lalu. Mobil yang ditargetkan bagi segmen Low Cost Green Car (LCGC) ini adalah bentuk keseriusan Toyota dalam memproduksi mobil murah yang berkualitas. Menariknya, Toyota Calya tetap hadir dengan spesifikasi mumpuni meskipun dibanderol dengan harga relatif rendah, yakni sekitar Rp. 138 juta.

Mulai Dari 7 Seat Hingga Desain Interior Classy

Toyota Calya diklasifikasikan ke dalam dua varian, yakni tipe E dan tipe G, dimana kedua varian tersebut sama – sama memiliki versi manual dan maticnya masing – masing. Perbedaan di antara Toyota Calya tipe E dan tipe G terletak pada desain fog lamp dan desain lampu belakang, dimana untuk varian G, Fog Lamp yang diusung memiliki desain lebih berkelas dengan lekuk bumerang yang dipadukan dengan ornamen Chrome melintang yang menyambungkan kedua lampu headlamp kanan dan kiri.

Fog Lamp atau lampu kabut pada varian G dapat diaktifkan dengan cara memutar tuas yang berada di bawah kanan stir mobil. Sementara, pada varian E, anda perlu menambahkan Fog Lamp berikut tombol On / Offnya pada bagian dashboard secara manual. Selain itu, Toyota Calya tipe G juga dilengkapi dengan tampilan lampu belakang yang lebih lebar dan membawa kesan modern yang kuat ketimbang tipe E. Namun, sayangnya ketimbang LED, Toyota lebih memilih jenis lampu Halogen yang lebih jamak ditemukan pada mobil sejenis lainnya. Kedua varian tersebut sama – sama menggunakan desain velg dual tone 14 inci yang membuatnya terlihat lebih sporty dan stylish.

Ruang kabin yang cukup luas diisi dengan 3 baris kursi yang dioptimalkan oleh penyematan headrest pada setiap kursinya. Pada baris kedua, terdapat Power Charging Station yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk mengisi daya smartphone. Kenyamanan tidak hanya terletak pada fasilitas kelistrikan berupa Power Charging Station, namun juga space Leg Room pada baris kursi ketiga yang  terasa cukup lebar.

Soal performa, Toyota Calya ditenagai oleh Mesin 3NR 4 Cylinder 16 Valve  berkapasitas 1197 cc yang menghasilkan kekuatan 87 hp pada putaran mesin 6.000 rpm. Performa semakin meningkat  kala mesin dipadukan dengan teknologi Dual VVT-i untuk menghemat konsumsi bahan bakar secara efisien. Tangki yang dibawa Toyota Calya memiliki kapasitas 36 liter yang diletakkan di bagian tengah. Kemudian untuk torsi puncak, Toyota Calya menembus 11 Kgm pada 4.200 rpm.

Soal kaki – kaki, Toyota Calya mengandalkan suspensi depan bertipe MacPherson Strut With Coil Spring And Stabilizer dan Semi Independent Torsion Axle Beam With Coil Spring pada bagian belakang. Meskipun suspensi terbilang empuk dan nyaman, mobil ini masih menggunakan rem belakang tromol, padahal penggunaan rem tromol akan membuat pelepasan panas menjadi kurang efektif. Untungnya, pada bagian depan, mobil ini menggunakan tipe rem yang berbeda, yakni rem cakram (ventilated disc). Rem cakram memang dikenal lebih responsif, konsisten dan minim perawatan. Namun dibalik kelebihan tersebut, rem cakram juga memiliki beberapa kelemahan, misalnya seperti mudah terdeformasi dan rentan mengalami kemacetan.

Transmisi Toyota Calya hadir dalam dua varian, yakni 5 percepatan pada versi manual dan 4 percepatan pada versi matic. Jika anda masih bingung untuk menentukan varian mana yang lebih cocok untuk anda, berikut ini adalah beberapa penjelasan tentang perbedaan transmisi manual dan matic. Pada transmisi manual, akselerasi mobil akan jauh lebih baik karena anda bisa dengan bebas memainkan kopling dan menginjak pedal gas. Selain itu, akselerasi manual juga lebih responsive dibandingkan akselerasi matic terutama pada tarikan pertama. Pada transmisi manual, teknik Engine Brake bisa anda terapkan untuk mengurangi penggunaan kampas rem. Teknik Engine Brake ini akan membuat mobil melaju secara “terbatas” tanpa harus menggunakan rem pada medan – medan tertentu seperti jalanan menurun yang curam.

Kelebihan lainnya ialah mobil dengan transmisi manual akan lebih hemat bahan bakar karena putaran mesin saat sedang berkendara dapat terkontrol dengan baik. Sementara, pada transmisi otomatis, perpindahan gigi akan berjalan lebih simple dan cepat sehingga memudahkan pengendara pemula ketika sedang berkendara. Transmisi matic juga memudahkan pengendara agar tidak perlu repot – repot mengubah gigi pada situasi jalan yang ramai maupun lengang sehingga pengendara hanya perlu menginjak gas dan rem saja untuk mengatur kecepatan mobil.

Soal keamanan, Toyota Calya dilengkapi dengan airbag, kantong udara, antilock braking system, brake assist, child safety locks, dan vehicle stability control system yang berfungsi untuk menekan resiko cedera saat pengendara mengalami kecelakaan. Ada juga fitur menarik lainnya seperti sensor parkir, crash sensor, dan indikator pengingat pintu terbuka. Sensor parkir pada Toyota Calya akan membantu anda dalam melakukan parkir mundur.  Indikator pintu terbuka juga akan muncul dengan warna merah menyala untuk memberitahu anda bahwa pintu mobil tidak dalam kondisi tertutup rapat. Indikator tersebut akan meminimalisir terjadinya resiko kecelakaan terutama ketika anda membawa bayi di kursi belakang. Bayangkan apa yang terjadi jika bayi anda duduk di mobil dalam keadaan pintu tidak terkunci rapat ? Wah , berbahaya bukan ?

Dengan sederet keunggulan tersebut, Toyota Calya bisa jadi pilihan yang tepat bagi anda yang menginginkan mobil berkualitas dengan budget terbatas. Terlebih lagi terdapat banyak varian yang bisa anda pertimbangkan, mulai dari tipe E dan tipe G yang terbagi lagi ke dalam versi matic dan manual.

Leave a Comment